The Yeni Cami Atau Masjid Baru Yang Sangat Besar di Istanbul

The Yeni Cami (disampaikan Yeni jami), yang bermakna Masjid Baru ; awalannya bernama Sultan Valide Mosque (Turki : Valide Sultan Camii) serta lalu Masjid New Valide Sultan (Turki : Yeni Valide Sultan Camii) sesudah rekonstruksi parsial serta usai pada 1660 serta 1665 ; Yaitu satu masjid kekaisaran Ottoman yang terdapat di kuartal Eminönü Istanbul, Turki. Terdapat di Golden Horn, di ujung selatan Jembatan Galata,

Pembangunan masjid diawali pada th. 1597. Perintah itu diperintahkan oleh Sultana Safiye, yang disebut istri Sultan Murad III serta lalu Sultan Valide (Ibu Suri) Sultan Mehmed III. Dia memerintahkan masjid itu dalam kemampuannya jadi Valide Sultan, dua th. sesudah kenaikan Mehmed III ke tahta Ottoman pada th. 1595, jadi nama resmi asli ” Masjid Sultan Valide “.

Arsitek aslinya yaitu Davut Ağa, seseorang magang di Mimar Sinan. Tetapi, Davut Ağa wafat pada 1599 serta digantikan oleh Dalgıç Ahmed Çavuş. Pembangunannya menelan saat lebih dari 1/2 era serta usai oleh Sultan Valide yang lain, Sultana Turhan Hatice, ibu dari Sultan Mehmed IV.

Project ini terhalang oleh putusan politik, serta implikasi tempat serta moneternya membuat ketidaksamaan pendapat di pengadilan. Lingkungan Eminönü yaitu pusat komersial terpenting di kota itu, serta adalah rumah untuk masyarakat yang berpenduduk sebagian besar Yahudi. Dengan meletakkan masjid disana, Sultana Safiye mengharapkan bisa memperluas lokasi dampak Islam didalam kota, memakai ketidaksenangan beberapa pedagang lokal serta asing yang tumbuh karna dampak kemampuan serta dampak beberapa rekanan Yahudi mereka, yang berikan Sultan pembenaran yang gampang untuk Mengambil alih harta benda mereka Tetapi, pengeluaran moneter yang luas menarik kritikan pedas. Dengan spesial, Janissari membenci kemampuan politik Sultan Valide yang makin bertambah, Serta yakin kalau Masjid itu adalah pengeluaran yang tidaklah perlu. Sultana Safiye sangat terpaksa meninggalkan project itu pada kematian Mehmed III pada th. 1603. Sultan baru, Ahmed I, tidak tertarik untuk menguber project itu sesudah Sultana Safiye di turunkan ke harem serta bangunan itu sudah ditinggalkan.

Masjid Sultan Valide Baru (Masjid Baru)
Sesudah 1603, susunan yang beberapa dibuat dengan bertahap jatuh kedalam reruntuhan ; Serta rusak kronis sepanjang Kebakaran Agung Istanbul (1660) yang diawali pada 24 Juli 1660 serta berjalan kurang dari dua hari (sekitaran 49 jam, menurut kronik Abdi Pasha), 1 menghancurkan banyak lingkungan di kota. 1 2 Terakhir th. itu, arsitek kekaisaran Mustafa Ağa merekomendasikan supaya Sultana Turhan Hatice, ibu dari Sultan Mehmed IV, mesti merampungkan project ini jadi karya kesalehan. 3 Sultana Turhan Hatice juga memerintahkan pembangunan Spice Bazaar di dekatnya, yang disebut sisi dari külliye Masjid Baru. 3 Dengan hal tersebut, Pada beberapa bln. paling akhir th. 1660, pembangunan masjid dilanjutkan, sesaat pembangunan bazaar yang berdekatan diawali. 3

Masjid ini pada akhirnya usai pada th. 1663, serta diresmikan pada th. 1665. Nama ini dinamakan ” Masjid Sultan Valide Baru ” (Yeni Valide Sultan Camii). Pada saatnya, nama ini dengan informal dipersingkat jadi ” Masjid Baru ” (Yeni Cami) di kelompok orang-orang.

Eksterior

Satu pasar yang ramai di halaman Masjid Baru, Istanbul oleh Themistocles von Eckenbrecher, 1873.
Sisi luar masjid tersebut mempunyai 66 kubah serta semi kubah berbentuk piramida, dan dua menara. Kubah paling utama memiliki ukuran 36 mtr. (118 kaki) tingginya, serta di dukung oleh empat tiang tengah yang mengapit. Gagasan kubah Masjid New didasarkan pada terlebih dulu Masjid Şehzade didesain oleh Mimar Sinan, serta Sedefkar Mehmed Agha ‘s Masjid Ahmed Sultan.

Seperti masjid kekaisaran yang lain di Istanbul, masjid tersebut didahului oleh halaman monumental (avlu) di bagian baratnya. Halaman Masjid Baru berjarak 39 mtr. (128 kaki) di bagian, bersebelahan dengan bagian dalamnya oleh satu peristyle bertanduk yang tertutupi oleh 24 kubah kecil. Satu şadırvan yang menawan (wudhu fountain) berdiri di tengahnya, tetapi cuma hias. Penyucian ritual yang sesungguhnya dikerjakan dengan keran air pada dinding selatan masjid. Sisi depan masjid dibawah teras dihiasi ubin İznik. Blok batu yang dipasok dari pulau Rhodes dipakai dalam pembangunan masjid.

Interior

Interior Yeni Cami (Masjid Baru)
Sisi dalam masjid berupa persegi serta memiliki ukuran 41 mtr. (135 kaki) di tiap-tiap sisinya. Daerah pusat didefinisikan oleh empat dermaga besar yang disebut pendukung paling utama kubah itu. Di bagian serta belakang ruang tengah ada barisan tiang-tiang marmer ramping yang dikaitkan oleh lengkungan dengan beragam gaya. Kubah berdiameter 17, 5 mtr. (57 kaki) serta mempunyai tinggi 36 mtr. (118 kaki). Seperti banyak masjid kekaisaran Ottoman yang lain, di 4 pojok dimana kubah itu penuhi pilar yang mengangkatnya, ada lempeng kaligrafi dengan nama empat khalifah pertama, Abu Bakr, Umar, Utsman, serta Ali. Ruangan interior diperpanjang dengan semi-kubah di selama sumbu timur-barat bangunan,

Pojok timur laut galeri mempunyai monitor bersepuh emas, di belakang mana anggota istana kekaisaran bisa menghadiri kebaktian. Loge Royal ini dikaitkan oleh satu lorong yang ditinggikan panjang ke Paviliun Kerajaan di pojok timur laut kompleks masjid.

Sisi dalam masjid dihiasi dengan ubin İznik berwarna biru, hijau serta putih, yang dipandang agak inferior dalam kwalitas ubin di masjid kekaisaran terlebih dulu. The mihrab dihiasi dengan stalaktit berlapis emas serta mimbar mempunyai kanopi berupa kerucut dengan kolom marmer ramping