Seperti Inilah Laporan Audit Akuntan Publik

Perusahaan yang memiliki tim managemen untuk membuat laporan audit keuangan saja belum lah cukup. Mereka pun sebaiknya memiliki seseorang yang bertugas sebagai auditor, supaya setidaknya dapat mengontrol laju kas perusahaan tersebut. Akan tetapi, memang tidak semua perusahaan bisa dengan mudah mendapatkan orang terpercaya untuk menjadi auditor, terkadang juga karena alasan satu dan lain hal membuat mereka tak memiliki auditor intern. Dalam keadaan seperti inilah, peran auditor independen atau akuntan publik diperlukan.

Akuntan publik ini sendiri tugasnya hampir sama dengan auditor-auditor lainnya, yakni melakukan pengauditan dari laporan keuangan yang sudah diterbitkan atau dibuat oleh bagian managemen suatu perusahaan. Disebabkan oleh akuntan publik bukan merupakan bagian internal perusahaan, maka praktiknya dilakukan melalui suatu badan yang disebut KAP atau Kantor Akuntan Publik.

Mempelajari Laporan Audit yang Dibuat oleh Akuntan Publik

Mempelajari Laporan Audit yang Dibuat oleh Akuntan Publik

Mempelajari Laporan Audit yang Dibuat oleh Akuntan Publik

Akuntan publik merupakan jasa profesional yang bisa diperkerjakan atau diminta jasanya untuk mengoreksi atau meneliti laporan keuangan dari suatu perusahaan maupun lembaga tertentu, kemudian mereka memberikan laporan audit berkaitan dengan keabsahan dan kebenaran laporan keungan tadi. Tugas tersebut tidak termasuk dalam tanggung jawab dalam membuat laporan keuangan, karena laporan keuangan haruslah menjadi tanggung jawab perusahaan itu sendiri.

Namun, pada prakteknya, tugas akuntan publik ini sering disalahpahami. Disebabkan oleh nama mereka yang tertulis di bagian sampul laporan audit, pengguna jasa akuntan publik sering mengira bahwa badan ini juga bertanggung jawab atas kekeliruan laporan keuangan atau lain-lain. Oleh sebab itu, akhirnya nama akuntan publik hanya ditulis di di bagian dokumen auditor independen, sedangkan bagian sampul serta halaman belakang ditulis nama perusahaan yang bersangkutan.

Sebagai badan profesional, akuntan publik pun memiliki standar sendiri dalam penyampaian opini mereka. Standar tersebut akhirnya dibagi menjadi lima kategori, yakni pendapat wajar tanpa pengecualian (unqulified opinion), opini wajar tanpa pengecualian dengan paragraf penjelasan(modified unqualified opinion), opini wajar dengan pengecualian (qualified opinion), opini tidak wajar(adverse opinion) dan opini tidak memberikan pendapat (desclaimer of opinion).

Unqulified opinion ini adalah laporan yang memberikan pernyataan baik pada perusahaan Anda. Sang auditor menyatakan bahwa laporan keuangan Anda wajar, semua sesuai dengan data yang diberikan, tidak ditemukan kejanggalan. Anda bisa mendapatkan laporan seperti ini ketika laporan keuangan Anda memang benar-benar bagus dan tidak ada kekeliruan. Sedangkan Anda akan mendapatkan laporan opini wajar tanpa pengecualian dengan paragraf penjelasan jika memang diperlukan pejelasan-penjelasan tertentu pada laporan keuangan perusahaan Anda.

Akuntan publik akan memberi laporan berupa opini wajar dengan pengecualian, pada saat laporan keuangan sudah sesuai dan memenuhi standar, tapi ada beberapa bagian yang dirasa sedikit janggal. Sementara itu, apabila Anda mendapatkan laporan berupa opini tidak wajar, itu berarti laporan keuangan Anda penuh dengan kejanggalan, banyak yang tidak sesuai dan perlu banyak perbaikan. Sedangkan untuk laporan semacam desclaimer of opinion, bisa terjadi karena laporan Anda banyak kejanggalan tapi auditor tidak dapat memberikan catatan karena ruang lingkupnya dibatasi oleh perusahaan Anda.